injeksi g spot g shot untuk meningkatkan gairah seksual wanita

Injeksi G-Spot (G-Shot) untuk Meningkatkan Gairah Seksual Wanita

Orgasme alias puncak kenikmatan adalah tujuan dari setiap pasangan dalam melakukan hubungan intim. Pada pria, periode orgasme dimulai sesaat sebelum air mani keluar hingga keluarnya air mani terakhir. Sedangkan, pada wanita ditandai dengan kontraksi otot genital.

Ketika orgasme, tubuh wanita merasakan hal yang mirip saat pria mengalami ejakulasi. Seorang wanita yang sedang orgasme akan mengalami sebuah lonjakan kontraksi pada organ intim yang terjadi setiap 0,8 detik selama orgasme berlangsung.

Orgasme sebagian wanita juga dapat terlihat dari keluarnya cairan jernih melalui kelenjar Skene’s di dekat saluran kencing. Biasanya cairan ini keluar selama aktivitas seksual yang intens atau selama orgasme.

Tak seperti pria, wanita dapat merasakan lebih dari satu kali orgasme dalam durasi waktu yang singkat. Usai orgasme yang pertama, wanita bisa mengalami orgasme lagi pada satu atau dua menit berikutnya.

Kemudian, ada pula wanita yang bisa merasakan orgasme berkali-kali. Hal ini bisa terjadi jika pasangan dapat bekerjasama dengan baik saat hubungan intim dilakukan dan mengetahui posisi seks yang tepat.

Namun, sebagian wanita sulit untuk mencapai orgasme. Sementara yang lain mendapatkan orgasme bukan dari penetrasi seksual, melainkan melalui masturbasi. Bahkan, ada wanita yang belum pernah merasakan orgasme meski sudah berkali-kali melakukan hubungan intim.

Kenapa wanita tidak bisa merasakan orgasme?

kenapa wanita tidak bisa merasakan orgasme
Hanya 25 persen wanita yanag selalu mencapai klimaks saat berhubungan seks

Sebuah penelitian mengungkapkan, hanya 25 persen wanita yanag selalu mencapai klimaks saat berhubungan seks dengan pasangannya. Penyebab 75 persen wanita lainnya yang tidak bisa merasakan orgasme dilatarbelakangi oleh beberapa hal, antara lain:

  • Sulit untuk merasa rileks.
  • Tidak mendapat rangsangan yang cukup.
  • Kurangnya pengetahuan tentang bagaimana membuat kedua belah pihak nyaman saat berhubungan seksual
  • Depresi atau merasa trauma karena pernah memiliki pengalaman seksual yang buruk.
  • Gangguan kelenjar tiroid.
  • Efek samping obat antidepresan.
  • Mengonsumsi minuman keras berlebihan.

Selain itu, salah satu alasan perempuan tidak mencapai orgasme karena tidak bisa mencapai titik G-spot. G-spot adalah sebuah bundel ujung saraf seukuran kacang kenari di dalam vagina yang jika dirangsang, seperti klitoris, dapat membuat wanita mengalami orgasme dengan lebih cepat dan lebih kuat dari sekadar seks penetratif biasa.

Baca juga: Apa Saja Penyebab Nyeri Vagina?

Terkadang, orgasme G-spot bisa menimbulkan ejakulasi berupa semprotan cairan (bukan urin) yang keluar dari daerah dekat uretra saat orgasme.

G-spot terletak di dalam vagina, tepatnya di balik dinding depan vagina (menuju pusar) di sekitar pertengahan jalan di antara bukaan vagina dan leher rahim. G-spot terasa kasar dan tidak rata, seperti spons saat disentuh, dan dapat mengembang.

Untuk mencapai titik G-spot, dunia medis mengembangkan sebuah teknik medis microneedle injeksi yang diberi nama G-shot. Terapi berupa injeksi G-spot ini dapat membantu meningkatkan rangsangan di area tersebut agar mampu orgasme.

Manfaat Injeksi G-spot (G-shot)

manfaat inejksi g-spot (g-shot)
Manfaat injeksi G-spot (G-shot) adalah untuk meningkatkan orgasme wanita.

Injeksi G-spot (G-shot) merupakan gagasan seorang ginekolog bernama David Matlock. Awalnya, ia hanya berniat menciptakan sebuah prosedur medis untuk wanita yang memiliki keluhan inkontinensia (tidak mampu menahan keinginan untuk buang air kecil).

Semakin berkembangnya informasi dan teknologi, injeksi G-spot (G-shot) kian diminati kaum wanita, terutama perempuan muda atau seseorang yang memasuki masa menopause. Selain itu, ibu yang baru saja melahirkan biasanya melakukan teknik medis ini karena merasa titik G-spotnya mengalami masalah akibat kontraksi pada saat melahirkan.

Manfaat injeksi G-spot (G-shot) adalah untuk meningkatkan orgasme dan membantu wanita yang tidak dapat menikmati hubungan seks akibat kehilangan titik sensitifnya.

Prosedur Injeksi G-spot (G-shot)

prosedur injeksi g-spot (g-shot)
Cara terapi injeksi G-spot (G-shot) adalah dengan cara menginjeksikan PRP pada area sensitif wanita.

Cara terapi injeksi G-spot (G-shot) adalah dengan cara menginjeksikan PRP pada area sensitif wanita. PRP adalah serum yang dihasilkan dari darah pasien yang sudah melewati proses sentrifugasi.

Prosedur injeksi PRP G-spot yaitu dengan menyuntikkan serum dari area di dalam klitoris (O-SHOT) dan ke area vagina bagian atas. Teknik PRP ini memungkinkan lebih banyak pertumbuhan sel dan aliran darah ke seluruh area G-spot.

Baca juga: Seks Bebas Berisiko Terkena Penyakit Kencing Nanah (Gonore)

Setelah menerima suntikan, G-spot akan membesar dengan ukuran diameter mencapai beberapa inci dan tinggi hingga seperempat inci. G-Spot yang besar akan lebih mudah ditemukan, selain juga lebih sensitif dan meningkatkan kemampuan orgasme.

Untuk memulai prosedurnya, dokter akan memastikan titik dari G-spot Anda. Saat dilakukan injeksi, area vagina akan dioleskan krim anestesi lokal untuk mengurangi sedikit rasa tidak nyaman selama injeksi.

Tak membutuhkan waktu lama, prosedur injeksi G-spot (G-shot) ini hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Dari hasil penelitian, peningkatan kualitas orgasme yang bisa didapatkan dari terapi ini bisa mencapai 80 persen.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Online Gratis