PENYEBAB VAGINA LECET SETELAH BERHUBUNGAN SEKSUAL

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Vagina Lecet stelah berhubungan seksual
Luka ringan maupun lecet di vagina menjadi masalah pada perempuan yang aktif secara seksual.

 

Luka ringan maupun lecet di vagina menjadi masalah pada perempuan yang aktif secara seksual. Meskipun tidak serius, akan tetapi lecet di vagina juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman baik saat sedang berhubungan seksual ataupun tidak. Berhubungan seksual seharusnya terasa menyenangkan bukan menyakitkan. Jika setelah berhubungan seksual vagina lecet dan terasa sakit penting untuk mengetahui penyebab vagina lecet setelah berhubungan dan cara mengatasinya.

 

Apakah Penyebab Vagina Lecet Setelah Berhubungan Seksual

Penyebab vagina lecet setelah melakukan hubungan seksual dapat disebabkan karena gaya gesek yang cukup keras antara dinding-dinding vagina dan penis. Selain itu risiko vagina lecet dapat juga terjadi karena vagina yang kurang basah sebagai akibat kurang pelumas. Sedangkan vagina kering dapat disebabkan oleh:

  • Perubahan hormon yang dapat diakibatkan karena penggunaan obat atau menopause. Kadar hormone estrogen dapat berfungsi untuk merangsang produksi cairan vagina, apabila kadar hormone estrogen tidak mencukupi maka tubuh juga tidak akan mengeluarkan cairan vagina yang cukup.
  • Cemas yang berlebihan
  • Gairah yang kurang, gairah seksual dapat mengakibatkan sekresi cairan vagina dan foreplay yang belum cukup sebelum berhubungan dapat menyebabkan kekeringan vagina.
  • Pemanasan terlalu sebentar atau foreplay yang kurang, karena cairan vagina yang dieluarkan hanya sedikit dan terburu-biri melakukan penetrasi, maka vagina akan menjadi kering dari yang seharusnya. Sehingga lecet atau luka pada vagina akan lebih mudah terjadi.

 

 

Cara Mengatasi Vagina Lecet Setelah Berhubungan Seksual

  • Hindari melakukan hubungan seksual selama vagina masih lecet karena berhubungan seksual saat vagina luka hanya dapat memperparah luka atau lecetnya saja. Gesekan yang terjadi saat penetrasi berlangsung dapat membuat luka atau lecetnya semakin terbuka dan melebar.
  • Hindari menggaruk area vagina karena ketika vagina lecet atau luka akan muncul gejala lain yaitu rasa gatal di area kelamin. Menggaruk vagina yang sedang lecet atau luka hanya dapat menimbulkan perih.
  • Melakukan pemanasan lebih lama
  • Menghindari melakukan douching vagina. Douching adalah cara membersihkan vagina yang dilakukan dengan menyemprotkan suatu larutan khusus yang masuk dalam saluran vagina. Walaupun membuat vagina terlihat lebih bersih atau wangi akan tetapi pada kenyataanya, douching vagina dapat menimbulkan dampak buruk yaitu akan membuat keseimbangan bakteri alami yang dimiliki vagina terganggu, sehingga akan menyebabkan vagina lebih berisiko terkena infeksi bakteri jahat lainnya.
  • Menghindari membersihkan vagina dengan sabun karena membersihkan vagina dengan sabun hanya akan membunuh bakteri alami disekitar vagina. Selain itu menggunakan produk yang memiliki wangi menyengat pada vagina juga dapat menimbulkan efek yang sama. Sehingga harus menghindari semua produk tersebut.
  • Melakukan hubungan seksual dengan lebih lembut dan aman
  • Posisi berhubungan seksual, posisi wanita diatas atau women on top akan berisiko lebih kecil untuk membuat vagina lecet atau luka karena wanita dapat lebih banyak mengontrol gesekan.
  • Melakukan foreplay lebih lama, dimana untuk menghindari luka atau lecet pada vagina setelah berhubungan seksual dapat dilakukan dengan banyak melakukan foreplay dan stimulasi vagina sebelum melakukan hubungan seksual.

 

Kapan Harus Periksa Ke Dokter?

Pada umumnya, vagina lecet akan sembuh dengan sendirinya dari waktu ke waktu, akan tetapi jika tidak sembuh akan menjadi lebih buruk seperti terasa sangat sakit, dan semakin melebar hingga mengganggu aktivitas bahkan bisa menjadi infeksi, oleh karena itu harus segera menemui dokter. Karena pada kebanyakan kasus, dokter akan meresepkan obat begitu telah didiagnosis mengalami vagina lecet.

 

Bagaimana Pengobatan Vagina Lecet di Klinik Pandawa Jakarta

Pengobatan pasien dengan keluhan vagina lecet setelah berhubungan seksual di klinik pandawa, pertama pasien akan diarahkan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter, setelah berkonsultasi akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya dan selanjutnya dapat diberikan penanganan dengan tepat sesuai dengan penyebabnya.

Klinik Pandawa yang berada di Jakarta memiliki banyak pasien salah satunya pasien dengan vagina lecet setelah berhubungan seksual. Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit. Ada banyak pasien dengan keluhan vagina lecet dan luka serta penyakit lainnya yang telah berhasil disembuhkan dan menyatakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan.

Selain itu tidak usah khawatir dengan biaya, karena biaya berobat di klinik pandawa juga relatif terjangkau. Klinik pandawa memiliki fasilitas diantaranya semua ruangan full AC, parkir luas dan gratis, tersedia laboratorium, apotik, serta alat medis modern termasuk alat laser.

Apabila membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis ke dokter kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *