Vagina Bengkak Akibat Penyakit Bartholinitis

0
86
Vagina Bengkak Akibat Penyakit Bartholinitis
Vagina Bengkak Akibat Penyakit Bartholinitis | Google Image

Vagina bengkak adalah salah satu dari gejala penyakit Bartholinitis. Bartholinitis adalah salah satu jenis penyakit kelamin wanita berupa Infeksi yang terjadi pada kelenjar bartolin dan mengakibatkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Selain vagina bengkak gejala lain juga disertai dengan nyeri yang hebat bahkan dibeberapa kasus penderita sampai tidak bisa berjalan, terkadang penderita juga mengalami demam karena memerahnya kelamin akibat pembengkakan.

Penyebab Bartholinitis biasanya adalah bakteri Gonokokkus. Sehingga sering terjadi penderita yang mengalami bartholinitis juga mengalami penyakit Gonore. Penyebab lainnya adalah bakteri Streptokokkus atau biasa disebut Basil koli. pembengkakan terjadi di labium majus.

@kog

Karena nyeri yang sangat terasa biasanya penderita bartholinitis akan segera mengunjungi dokter, agar sakitnya bisa segera diobati. Terapi yang cocok untuk bartholinitis adalah terapi causal. Berbeda dengan peradangan yang terjadi menahun dan kista bartholini kecil. Pada penderita bartholinitis akut kelenjar akan membesar, vagina bengkak, nyeri, merah, dan akan terasa lebih panas dari area sekitarnya. Vagina bengkak berisi nanah yang keluar melalui salurannya, atau jika terjadi penyumbatan nanah akan mengumpul dan menjadi abses yang bisa saja membesar sebesar telur bebek.

@kog

Diagnosis Penyakit Bartholinitis

Diagnosis yang dilakukan yaitu dengan melihat tanda-tanda yang sudah dijelaskan diatas berupa vagina bengkak, merah, nyeri dll. kadang perlu juga dilakukan pemeriksaan hapusan uretra dan vulva di laboratorium dengan metode blue atau gram, hasil akan positif bila ditemukan banyak sel nanah diplokokkus intra maupun ekstraseluler.

Sumbatan saluran utama pada kelenjar bartholin mengakibatkan retensi sekresi dan dilatasi kistik dan membuat kelenjar bartholin membesar, merah nyeri dan terasa lebih panas dibanding area sekitarnya. Nanah yang ada didalam dapat keluar melalui saluran atau bila terjadi penyumbatan karena infeksi nanah akan mengumpul didalam menjadi abses, lama-lama cairan akan mengumpul di kantong kelenjar dan mengakibatkan kista (kantong berisi cairan). Kelenjar bartholin dapat terkena infeksi sehingga menjadi tersumbat dan membengkak.

@Kog

Bahaya Penyakit Bartholinitis

Bakteri yang berada di kelenjar bartholin dapat bergerak ke wilayah yang lebih dalam berupa vagina yang menjadi penyebab vagina bengkak dan biasa disebut dengan penyakit vaginitis. penyakit ini biasanya mempunyai gejala terasa nyeri pada saat berhubungan seksual. Jika tidak segera diobati bakteri akan semakin leluasa bergerak menjelajah bagian lain, mulut rahim misalnya yang mengakibatkan penyakit servisitis. Virus yang biasa tinggal di mulut rahim adalah human papilloma virus. Virus inilah yang dapat mengakibatkan infeksi yang menjadi awal mula terjadinya kanker rahim.

Jika tidak segera diobati virus ini akan menjalar dan menembus rongga perut sehingga bisa mengakibatkan penyakit radang panggul. Salah satu jenis mikroba yang senang berada di area ini adalah klamedia, mikroba jenis ini sangat berbahaya karena bisa tinggal dan menyumbat saluran telur. Saluran yang tersumbat ini mengakibatkan sel telur tidak bisa keluar saat terjadi pembuahan sehingga terjadi kemandulan.

Glandula bartholini adalah sebuah kelenjar yang terletak di sekitar bibir kemaluan lebih tepatnya berada di sebelah kanan dan kiri bawah dekat dengan fossa navikulare. Kelenjar bartholini bertempat di vulva berdiameter kurang lebih 1 cm, dan terletak dibawah otot konstriktor kunni dan memiliki saluran yang kecil sepanjang 1,5 hingga 2cm. Kelenjar bartholini akan mengeluarkan getah lendir pada koitus.

@kog

Cara Mencegah Bartholinitis

Untuk mencegah terjadinya radang, macam macam cara bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menjalani gaya hidup yang sehat dan bersih. Berikut beberapa tips mencegah bartholinitis:

  • Setelah berhubungan seksual biasakanlah membersihkan alat kelamin.
  • Setelah buang air besar bersihkan diri dengan gerakan membasuh dari depan ke belakang.
  • Berhati-hati waktu menggunakan toilet umum, siapa tahu ada orang yang menggunakan sebelum anda yang terinfeksi radang.
  • Jangan terlalu sering menggunakan celana ketat, karena dapat memicu kelembaban.
  • Agar daerah vagina selalu kering, pilihlah bahan yang menyerap keringat.
  • Makanlah makanan yang sehat dan bergizi. Hindari kegemukan yang dapat membuat paha saling bergesek dan menimbulkan luka yang mengakibatkan selangkangan menjadi lembab dan panas. Bakteri dapat hidup subur di daerah tersebut.
  • Hindari pengunaan pantyliner karena dapat meningkatkan kelembaban kulit di area vagina.
  • Jangan menggunakan produk pengharum dan pembersih vagina karena dapat membunuh kuman baik yang akan melawan kuman jahat.
  • Hindari melakukan gonta-ganti pasangan, karena kuman juga bisa berasal dari pasangan seksual anda.

www.klinikpandawa.com adalah klinik spesialis kulit kelamin yang dapat menangani penyakit bartholonitis, jika anda mengalami gejala penyakit bartholonitis silahkan konsultasikan dengan kami melalui whatsapp dengan cara klik gambar dibawah ini. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik tombol konsultasi Telp / WA / SMS pada web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.

@kog

Klinik Pandawa adalah salah satu klinik spesialis kulit dan kelamin terbaik di Jakarta yang menangani masalah penyakit Andrologi, Ginekologi, Bedah minor, Kulit dan Kelamin. Silahkan konsultasi GRATIS dengan menghubungi nomor 081386357761.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here