VAGINA GATAL DAN IRITASI, INI BAHAYANYA!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

vagina bau dan iritasi
Vagina bau dan iritasi bisa disebabkan akibat infeksi jamur dan bakteri yang ada di organ intim wanita. 

 

Vagina gatal memang membuat kita kurang nyaman saat beraktivitas. Apalagi rasa gatal berada di tempat yang genital dan kurang pantas jika kita menggaruknya di tempat umum. Jika merasakan vagina gatal terus menerus jangan kamu anggap remeh. Gatal tersebut akan membuat kamu ingin terus menggaruk dan lama-kelamaan muncul iritasi. Apalagi berada di area lembab yang menyebabkan tumbuhnya jamur atau bakteri jahat hingga gejala penyakit kelamin berbahaya.

 

Penyebab Vagina Gatal

Sebelum kita membahas persoalan vagina gatal dan iritasi pada selangkangan. Ada beberapa penyebab vagina gatal yang perlu kamu tahu terlebih dulu.

  • Infeksi Jamur Pada Vagina 
    Penyebab vagina gatal utamanya disebabkan oleh jamur Kandida. Jamur Kandida bisa tinggal di berbagai area pada tubuh lipatan kulit serta vagina, mulut, tenggorokan, ataupun usus. Biasanya mengalami infeksi jamur ini terjadi pada saat hamil, aktif berhubungan seksual dan juga ketika tubuh sedang lemah. Selain vagina terasa gatal, jamur juga menyebabkan vagina mengeluarkan cairan keputihan, kental dan bau tak sedap. Untuk menghindari jamur ini juga tak boleh asal, seperti memakai obat-obatan antijamur dan sebagainya. Dan, bahayanya bisa menjalar pada penyakit kelamin.

  • Dermatitis Kontak 
    Sering terjadi pada tipe kulit sensitif. Apalagi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan kimia. Seperti kondom, sampo dan sabun, pelembut pakaian, tisu, dan pembalut sangat rentan membuat organ intim vagina gatal. 

  • Adanya Penyakit Menular Seksual. Seperti Herpes, Klamidia, trikomoniasis dan gonore juga dapat menyebabkan Miss V gatal dan bengkak. Dan untuk mengatasi keluhan tersebut harus tepat ditangani oleh spesialisnya.

  • Menopause
    Ketika hormon estrogen kamu naik-turun, kemungkinan salah satu efek yang kamu rasakan yakni gejala gatal pada vagina. Selama masa menopause, kadar estrogen kita akan menurun drastis yang kemudian menyebabkan dinding vagina mengering dan menipis.  Sehingga kondisi ini menyebabkan gatal pada Miss V.

  • Kutu Kelamin atau Kemaluan
    Tak hanya muncul di rambut kepala atau kulit, kutu juga bisa berada di area kelamin vagina. Sama seperti kutu di rambut, kutu kelamin membuat area sekitar terasa sangat gatal.

  • Psoriasis 
    Berbentuk plak tebal atau kulit merah yang tidak bersisik tapi terlihat seperti mengencang. Selain menyerang vagina, psoriasis bisa meyerang bagian kulit mana saja seperti bagian  lutut, siku, punggung bagian bawah dan kulit kepala.

  • Stres
    Tak banyak disadari, ternyata stres juga bisa menjadi penyebab vagina gatal. Dari lemahnya sistem kekebalan tubuh maka otomatis tubuh tidak bisa berfungsi secara maksimal.

 

Iritasi pada Selangkangan karena Jamur

Berhubung area vagina berdekatan dengan selangkangan atau lipat paha, perlu juga mendapatkan perhatian khusus dari kamu. Karena apabila dari beberapa infeksi kulit kelamin di atas terjadi pada area selangkangan, akibatnya akan berbahaya bagi kesehatan dan masa depan kamu.

Nah, iritasi pada selangkangan tak jauh berbeda dengan penyebab vagina gatal. Keberadaan jamur dan bakteri menjadi penyebab utama munculnya iritasi pada kulit. Begitu pula di bagian-bagian tubuh yang lembab.

Gejalanya seperti ada bercak kemerahan, kemudian sering gatal, bersisik dan perih bila sudah terluka atau lecet. Otomatis sensasi yang diberikan akibat jamur ini membuat kamu merasa tidak nyaman.

Iritasi pada selangkangan merupakan infeksi dari jamur tinea cruris. Tak jarang juga iritasi pada selangkangan disertai rasa nyeri. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang mudah berkeringat, seringnya menggunakan pakaian dalam yang ketat, dan penderita obesitas pun mudah sekali mengalami hal ini.

Jamur tinea cruris ini memiliki sifat yang menular. Sehingga seseorang bisa terkena infeksi jamur tinea cruris melalui kontak pribadi atau kontak fisik dan juga dengan pakaian kotor dari orang yang terinfeksi.

Nah, untuk pencegahan sebaiknya dianjurkan untuk mengganti pakaian setiap hari dan mandi dengan sabun dan air bersih pada tiap lipatan tubuh kamu.

 

Mengatasi Vagina Gatal dan Iritasi pada Selangkangan

Rasa gatal memang membuat tidak nyaman. Lalu, bagaimana mengatasi vagina gatal dan iritasi pada selangkangan yang bisa kamu coba? Ini dia! Pertama, Selalu menjaga kebersihan. Sebagai wanita harus memperhatikan mahkota kita. Salah satunya dengan menjaga kebersihan area genital, area vagina dan sekitarnya serti pada selangkangan. Kedua, Berhubungan intim dengan aman. Sebaiknya, sebelum berhubungan seksual dan aman, lebih baik kamu tahu terlebih dulu riwayat seksual dari pasangan dan bisa kamu gunakan kondom.

Selain pencegahan diatas juga perlu berkonsultasi kepada ahlinya bilamana Kamu merasakan kencing berdarah dan nyeri secara berlebihan. Konsultasikan bersama Klinik Pandawa. Klinik Pandawa spesialis kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta sejak 2017. Didukung dengan tenaga medis dibidangnya, fasilitas memadai dan teknologi yang modern.

Segera konsultasikan bersama kami di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0627 (telepon/SMS/WA) tanpa dipungut biaya. Atau kunjungi klinik kami di Gedung Baja Tower B, Lt. GF2, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, 10730. Klinik Pandawa siap melayani. Segala rahasia medis terjamin.